Penyelidikan Kejati Kaltim Terkait Kerugian Negara pada Proyek Hanggar BSB Masih Buntu

  • Whatsapp
FOTO : Ilustrasi hanggar BSB yang belum memiliki perkembangan lebih lanjut seperti menemui jalan buntu/HO
FOTO : Ilustrasi hanggar BSB yang belum memiliki perkembangan lebih lanjut seperti menemui jalan buntu/HO

VONIS.ID, SAMARINDA – Dugaan kasus penyelewengan uang negara di Bumi Etam seperti tak ada habisnya. Meski kejadian telah terjadi bertahun silam, namun penyelidikan serasa begitu lambat dilakukan aparat penegak hukum.

Lambannya penanganan kasus dugaan penyelewengan uang negara ini tercatat dalam LHP BPK Kaltim terkait proyek hanggar Bandara Samarinda Baru (BSB) tahun anggaran 2012-2013 yang tak memiliki perkembangan hingga saat ini.

Baca Juga

Hal itu diungkapkan Asisten Bidang Tindak Pidanan Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltim, Prihatin usai menggelar jumpa pers pada Kamis (18/2/2021) sore tadi.

Saat dijumpai media ini, Prihatin dengan tegas mengatakan kalau belum ada perkembangan terbaru terkait kerugian negara pada proyek Hanggar BSB.

“Belum ada. Belum itu (perkembangan). Belum ada sama sekali,” singkat Prihatin seraya meninggalkan ruangan.

Untuk diketahui, dugaan penyelewengan uang negara ini terjadi saat pengerjaan hanggar BSB yang dikurangi bahan material yang berakibat ambruknya fasilitas milik Pemprov Kaltim tersebut.

Tindak lanjut pun telah dilakukan, yakni melakukan pemeriksaan kepada pejabat pembuat komitmen (ppk) Dishub Kaltim tahun kemarin.

Hasil pemeriksaan pun diketahui, pihak pelaksana kegiatan telah mengganti atau melanjutkan kembali pembangunan hanggar.

Kendati demikian, pasalnya kerugian diduga tetap ada. Selain dugaan rasuah itu belum sepenuhnya diketahui publik, denda sekitar Rp400 juta sampai saat ini belum ada kejelasan apakah telah ditunaikan atau belum. (*)

Related posts