Profil Bupati Sidoarjo yang Ditangkap KPK, Petahana yang Punya Harta Rp 60 Miliar

  • Whatsapp

VONIS.ID – Bupati Sidoarjo dua periode Saiful Ilah adalah tipe pengusaha yang sukses merambah dunia birokrasi. Namun di pengujung jabatannya, dia menjadi kepala daerah pertama yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pimpinan Firli Bahuri.

Saiful terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sidoarjo. Meski begitu, KPK belum mengumumkan status tersangka dalam operasi senyap tersebut. Saiful ditangkap bersama beberapa pihak di Sidoarjo terkait pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga

“Info selengkapnya akan disampaikan Rabu (8/1) dalam konferensi pers. Besok (Rabu) kami jelaskan para pihak yang terlibat dalam proyek pengadaan barang dan jasa di kabupaten tersebut,” kata Ketua KPK Firli Bahuri di Jakarta, Selasa malam (7/1).

Dikutip dari Indonesiainside.id, Saiful punya bisnis yang meliputi industri padat modal. Dia merintis usaha dari pabrik panci, pabrik pelek (velg) motor, hingga pabrik bahan baku obat nyamuk.

Saiful Illah merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Merdeka Surabaya. Dia tercatat sebagai mahasiswa S1 pada tahun 1995-1999.

Setahun setelah lulus jadi sarjana, dia menjabat sebagai Ketua II bidang Administrasi merangkap Bendahara Yayasan Perguruan Tinggi Universitas Merdeka Surabaya (2000-Sekarang). Jauh sebelum kuliah, dia sudah menjabat sebagai Dirut PT Gresik Mustika Timur.

Kemudian menjadi Presdir PT Hexamitra Charcoalindo pada 1996 dan Presdir PT Mustika Light Metal pada tahun 2000. Dari profil yang dikutip dari laman situs resmi Pemkab Sidoarjo, dia diketahui menjabat Dirut PT Mitralam Kalimantan Persada sejak 1995 sampai sekarang.

Pada tahun 2008-2009, dia melanjutkan program magister di Universitas Merdeka Malang. Saat itu, dia sudah menjabat sebagai wakil bupati dua periode, 2000-2010.

Berdasarkan situs https://elhkpn.kpk.go.id, Saiful mencatatkan  Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) lebih dari Rp60 miliar. Hal itu dilaporkan pada 31 Desember 2018.

Pria kelahiran Sidoarjo, 09 Agustus 1949, ini memang tumbuh dari keluarga pengusaha. Anak keempat dari sembilan bersaudara itu lahir dari pasangan pengusaha tambak H Kholil dan Hj Siti Aminah.

Sukses merambah dunia usaha, dia masuk ke dunia politik. Tepatnya pada 1998, dia menjabat sebagai Bendahara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo.

Dari situlah dia punya modal politik untuk maju sebagai wakil bupati dari PKB dan duduk sebagai orang nomor dua di Sidoarjo selama dua periode.

Karier politiknya di tingkat lokal pun moncer. Dia terpilih sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo pada 2002 hingga sekarang. Pada tahun 2010, dia menjadi sebagai bupati sampai 2021 nanti.

Namun, di usianya yang memasuki 70 tahun, dia harus berurusan dengan KPK. Dia tertangkap dalam OTT KPK pada Selasa (7/1). (*) 

Artikel ini telah tayang di IndonesiaInside.id dengan judul “Bupati Sidoarjo, Rintis Usaha dari Pabrik Panci hingga Pelek Motor” https://indonesiainside.id/news/hukum/2020/01/08/bupati-sidoarjo-rintis-usaha-dari-pabrik-panci-hingga-pelek-motor

137

Related posts