Sidak Gabungan di Balik Jeruji Besi, Petugas Masih Temukan Banyak Barang Terlarang

  • Whatsapp
IMG WA

VONIS.ID, SAMARINDA – Guna menjamin ketertiban yang berada di dalam jeruji besi, pada Rabu (8/4/2021) sore hingga malam tadi aparat gabungan menggelar razia di dua lembaga permasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) Samarinda.

Aparat gabungan yang terdiri dari pegawai lapas, TNI/Polri serta Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, sekira pukul 20.30 Wita malam tadi menggelar razianya di Lapas Kelas II A Samarinda, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bugis Kecamatan Samarinda Kota.

Baca Juga

Dalam razia tersebut petugas banyak menemukan barang-barang terlarang, seperti handphone, cas ponsel, sendok besi, pisau kater, gunting kuku, obeng, kipas angin, sumpit besi, korek gas, silet serta beberapa benda terlarang lainnya, di dalam tiga blok A, B dan C warga binaan (WB) yang dihuni sekitar 800 orang.

Hal ini diungkapkan Kepala Divisi Kemasyarakatan (Kadivas) Kemenkumham Kaltim, Jumadi saat dtemui usai kegiatan. Ia mengatakan tujuan kegiatan tersebut untuk menciptakan suasana yang kondusif di dalam lapas maupun rutan yang ada di Benua Etam.

“Ini bukti kami, dalam menciptakan kondusifitas di dalam lapas maupun rutan. Dan memang saat ini masih banyak ditemukan barang-barang yang dilarang,” ungkapnya.

Meski barang-barang itu terlarang dan selalu ditemukan saat petugas menggelar razia, hal ini dirasa Jumadil cukup bagus sebagai bahan evaluasi pembenahan internal Lapas maupun Rutan.

Maka dari itu, evaluasi kerja tentunya akan dilakukan agar barang terlarang ke depannya tak lagi dijumpai di dalam sel para warga binaan.

“Tentu ini akan jadi bahan evaluasi ke depan. Jadi bukan hanya sekedar narkotika, tapi masih banyak barang terlarang lainnya yang kami harapkan tidak lagi ditemukan pada kemudian hari,” harapnya.

Tak hanya lapas di kawasan Jalan Sudirman saja, sebelumnya razia gabungan juga dilakukan di Rutan Kelas II A Samarinda serta Lapas Narkotika Bayur, yang dilaksanakan bersamaan.

“Kegiatan ini kami lakukan secara bersamaan di beberapa lapas dan rutan dan akan terus kami lakukan sampai benar-benar steril,” pungkasnya. (tim redaksi)

Related posts