Tertangkap Hendak Mencuri Ayam, Masuk Penjara Karena Pakai Motor Curian

  • Whatsapp
yr

VONIS.ID, SAMARINDA – Bak pepatah lepas dari mulut harimau, masuk ke dalam mulut buaya. Kata-kata ini sungguh menggambarkan nasib Noven Widianto. Pria 27 ini diketahui apes tertangkap warga Jalan Durian, Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran pada Selasa (6/4/2021) malam kemarin saat hendak mencuri ayam.

Meski tertangkap namun Noven tak begitu saja bisa mendekam di balik jeruji besi, sebab warga tak ada yang merasa keberatan dan mau memberi laporan resmi kepada pihak kepolisian.

Baca Juga

Akan tetapi, Noven dipastikan akan mendekam di hotel prodeo sebab motor matik Honda Scoopy bernopol KT 5217 diketahui merupakan motor curian di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara (Kukar).

Dijelaskan Kapolsek Palaran, Kompol Angga Indarta, Noven berhasil diamankan saat dia sedang berpatroli mencari ayam yang bisa dicuri. Aksi Noven tak hanya sekali, sebab aksi pertamanya berjalan lancar, makanya ia kembali menyambangi kawasan tersebut.

Namun pada aksi keduanya, Noven kepergok oleh pemilik ayam yang langsung berteriak dan dia pun diamankan warga sekitar.

“Diduga hendak maling ayam dan kepergok warga, kemudian anggota kami langsung menuju ke lokasi,” ujarnya, Kamis (8/4/2021) sore tadi.

Ketika petugas kepolisian tiba, rupanya Noven lebih dulu dilumpuhkan warga. Dan tak sedikit dia menerima bogem mentah akibat ulahnya.

“Karena sudah diamankan warga, jadi anggota langsung bawa ke polsek untuk dilakukan pemeriksaan,” sambungnya.

Sesampainya di kantor polisi, sang pemilik ayam pun menyatakan tidak keberatan. Noven pun nyaris lepas dari jeratan hukum. Namun berkat ketelitian petugas, Noven pun akhirnya dipastikan mendekam di balik kurungan bui.

“Motor yang digunakan pelaku itu hasil curian di Sebulu dan ada laporan di Polsek sana,” tambah polisi berpangkat melati satu ini.

Mengetahui ada tindak pidana, polisi pun langsung melakukan koordinasi guna mendalami sepak terjang Noven.

“Sementara dititipkan di tahanan polsek sini, sambil menunggu anggota dari Kukar menjemput untuk dilakukan pengembangan kasus,” pungkasnya. (tim redaksi)

Related posts