Pelatih Baru Juventus Massimiliano Allegri Sedang Diselidiki, Diduga Terlibat Pencucian Uang

  • Whatsapp
Massimiliano Allegri
Massimiliano Allegri/inews.id

VONIS.ID – Berita Mancanegara yang dikutip VONIS.ID tentang Massimiliano Allegri sedang diselidiki dengan dugaan pencucian uang.

Kabar mengejutkan datang dari dunia sepakbola raksasa Liga Italia, Juventus.

Baca Juga

Pelatih baru mereka Massimiliano Allegri dikabarkan terlibat pidana pencucian uang.

The Italian mengutip data financial organisation Bank telah menemukan Massimiliano Allegri menghabiskan lebih dari 350 ribu euro di dua kasino asing.

Belakangan diketahui pelatih Juventus Massimiliano Allegri ternyata suka main judi.

Kabar buruk tersebut jelas menggangu persiapan Juventus jelang musim 2021-2022.

Hal itu bisa merusak rancangan skuad, strategi hingga kepercayaan di mata manajemen maupun pemain.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Musim ke dua Massimiliano Allegri sebagai pelatih kepala Juventus belum dimulai namun berita buruk sudah menimpanya.

Dilansir dari Marca yang mengutip The Italian, Massimiliano Allegri sedang diselidiki dengan dugaan pencucian uang.

The Italian mengutip data financial organisation Bank telah menemukan Massimiliano Allegri menghabiskan lebih dari 350 ribu euro di dua kasino asing.

Transaksi itu disebut sebagai transaksi ‘mencurigakan’ dan surat kabar Italia ‘La Verita’ juga mengungkapkan pembayaran kepada Allegri sedang diselidiki.

Beberapa waktu lalu Massimiliano Allegri dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Juventus dan segera menandatangani kontrak.

Itu terbilang mengejutkan lantaran sebelumnya Massimiliano Allegri dikaitkan dengan Real Madrid.

Setelah masa cuti terlama, Massimiliano Allegri kembali bertugas di Juventus, tetapi bagaimana pelatih Italia itu akan menyesuaikan diri dengan Bianconeri?

Klub ini agak berbeda dengan yang ia tinggalkan pada musim panas 2019.

Tak terkecuali faktanya ia akan mengambil alih tim yang bukan juara bertahan Italia untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun.

Ada sejumlah masalah yang perlu diselesaikan di Juventus Stadium, dengan beberapa di bawah kendali Allegri dan beberapa benar-benar dikeluarkan dari starting XI.

Apa yang harus dilakukan mantan pelatih AC Milan untuk meniru kesuksesan musim pertamanya?

Juventus dipuji karena kemampuan mereka untuk memanfaatkan pasar yang sebagian besar diabaikan oleh tim-tim di level atas.

Paul Pogba adalah transfer gratis pertama ke klub dan dia membawa jutaan keuntungan bagi Juventus.

Pasca Allegri, perekrutan ini telah berkurang kualitasnya.

Kini Juventus berbeda, uang lebih terbatas di Juventus setelah pandemi COVID-19 dan Allegri akan bekerja dengan terbatas untuk membangun kembali skuat secara total.

Menurut Fabrizio Romano, Allegri memilih kembali ke Juventus karena Real Madrid masih membutuhkan waktu usai Zinedine Zidane memutuskan mundur dari klub.

“Massimiliano Allegri akan menandatangani kontraknya sebagai manajer baru Juventus dalam beberapa jam ke depan. Kesepakatan telah selesai. Andrea Pirlo akan dipecat,” tulis Fabrizio Romano kala itu.

Sebelumnya Juventus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions dan gagal mempertahankan gelar Liga Italia.

Cristiano Ronaldo dkk bahkan harus berjuang hingga detik terakhir untuk memastikan finis di empat besar klasemen.

Adapun ini akan menjadi periode kedua Massimiliano Allegri mengarsiteki Juventus.

Pelatih berusia 53 tahun itu sebelumnya sudah pernah melatih Juventus selama lima musim sejak 2014 hingga 2019.

Dalam kurun waktu tersebut, Allegri sukses mempersembahkan 11 trofi termasuk enam gelar Liga Italia.

Strategi Transfer Juventus

Wajah Juventus musim depan paling dinantikan pecinta sepak bola.

Usai memecat Andrea Pirlo, Juventus memiliki pelatih baru yang kaya pengalaman.

Kendati demikian sosok tersebut merupakan wajah lama, yang akhirnya kembali menangani Juventus.

Adalah Massimiliano Allegri.

Usai resmi ditunjuk kembali menukangi Juventus, Allegri tak mau bersantai.

Ia kemudian merancang wajah baru Juventus masa depan.

Setidaknya selama 3 jam Allegri berdiskusi dengan Wakil Prrsiden Pavel Nedved dan petinggi Juventus lainnya.

Mereka membahas target pemain yang dibidik Allegri untuk memperkuat skuad Juventus.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mulai membuka target transfer pemain yang ia butuhkan.

Setelah menggantikan Andrea Pirlo, Massimiliano Allegri mulai menyusun dan mengincar amunisi baru untuk mendongkrak kembali performa Juventus.

Massimiliano Allegri membuka opsi menjual Cristiano Ronaldo untuk mendatangkan pemain baru.

Pemain yang dibutuhkan Massimiliano Allegri terungkap saat pembicaraan dengan manajemen Juventus Kamis lalu.

Lebih dari tiga jam, Massimiliano Allegri bersama staf berdiskusi dengan perwakilan manajemen Juventus, yakni Federico Cherubini (Direktur Olahraga) dan Pavel Nedved (Wakil Presiden), Kamis (3/6/2021) waktu setempat.

Inilah hari pertama Massimiliano Allegri menumpahkan semua ide-idenya untuk membangun Juventus yang baru.

Massimiliano Allegri ditunjuk menjadi pelatih setelah Juventus gagal meraih gelar scudetto di bawah arahan Andrea Pirlo pada musim 2020-2021.

Andrea Pirlo dianggap gagal meski sudah mempersembahkan dua gelar juara di musim perdana dan debutnya sebagai pelatih: trofi Supercopa Italia dan Coppa Italia.

Dalam pertemuan itu, Allegri dan jajaran stafnya melakukan sesi pengukuran badan untuk setelan yang akan mereka kenakan sepanjang musim 2021-2022.

Bukan cuma setelan jas yang mesti pas, langkah ke depan bagi Allegri juga harus terarah.

Setidaknya, menurut laporan Tuttomercatoweb, ada 5 pokok bahasan yang didiskusikan Allegri bersama manajemen Juventus:

1. Masa depan Cristiano Ronaldo

2. Posisi Paulo Dybala

3. Regista alias jangkar baru

4. Alvaro Morata dan opsi striker

5. Pos kiper antara Szczesny atau Donnarumma

Soal Ronaldo, sebelum diresmikan kembali membesut Juventus, Allegri disebut sudah melakukan pembicaraan santai dengan Andrea Agnelli, sang Presiden klub.

Sang pelatih asal Livorno itu menyebut sulit bagi Juventus untuk terus melanjutkan proyek bersama Ronaldo.

“Di luar pemikiran Allegri dan Juventus, bahkan Ronaldo sendiri sadar bahwa waktunya di Juventus sudah habis dan untuk terus menang harus ada perubahan,” tulis Tuttomercatoweb.

Ronaldo (36 tahun) sejauh ini terus dikaitkan dengan potensi kepulangan ke Man United atau Real Madrid.

Paris Saint-Germain (PSG) juga dikabarkan berminat.

Kendati demikian, gaji selangit Ronaldo sebesar 31 juta euro (sekitar 537,5 miliar rupiah), jelas membuat tiga klub peminat tadi harus jeli dalam melakukan kalkulasi di situasi pandemi seperti sekarang ini.

Allegri tampak akan membangun timnya di sekitar Paulo Dybala yang disebut akan mendapatkan kontrak baru senilai 10 juta euro per musim.

Dybala bakal diberikan keleluasaan berkreasi dan dimainkan Allegri di belakang penyerang utama. Lantas siapa yang akan mengisi pos bomber Juventus?

Allegri senang jika Morata bertahan. Namun, pembaruan masa peminjaman Morata dari Atletico Madrid terasa rumit mengingat sang juara LaLiga 2020-2021 mematok nominal lumayan tinggi.

Nama Mauro Icardi (PSG) pun kembali mengapung.

Ketertarikan PSG terhadap Ronaldo dinilai bakal menjadi kunci pendekatan Juve kepada Icardi.

Terkait regista alias jangkar baru yang berdiri di depan garis pertahanan, opsi pertama adalah memulangkan Paul Pogba (Man United).

Jika transfer Paul Pogba gagal, opsi cadangan Allegri adalah bereuni dengan Miralem Pjanic (Barcelona).

Gelandang Sassuolo, Manuel Locatelli (23 tahun), muncul sebagai alternatif apabila Juventus menginginkan tenaga yang lebih muda.

Terakhir mengenai pos penjaga gawang.

Massimiliano Allegri senang melihat Wojciech Szczesny bertahan, tapi sang pelatih enggan menutup pintu buat potensi kedatangan Gianluigi Donnarumma.

Manuver untuk mendapatkan Donnarumma jelas membutuhkan biaya mahal, terutama soal gaji yang dipercaya akan menembus angka 10 juta euro.

Namun, Donnarumma bakal berstatus bebas transfer setelah kontraknya dengan AC Milan habis per 30 Juni nanti.

Karena itu, Juventus tak perlu mengeluarkan biaya transfer besar untuk seorang kiper muda yang akan bisa diandalkan sampai 20 tahun ke depan.

Sebelum ini sempat beredar Juventus tidak akan merekrut Donnarumma yang memang pernah mereka incar.

Situasi ekonomi dan keuangan klub menjadi alasan, sehingga agen Donnarumma menawarkan juga ke Barcelona dan PSG. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunnews.com dengan judul ‘KABAR BURUK Allegri Diduga Terlibat Pidana Pencucian Uang, Tenyata Pelatih Juventus Suka Main Judi’ https://kaltim.tribunnews.com/2021/06/07/kabar-buruk-allegri-diduga-terlibat-pidana-pencucian-uang-tenyata-pelatih-juventus-suka-main-judi?page=4

Related posts