Polisi Usulkan Pemasangan Rambu di Zona Zero Tolerance, Rekayasa Lalin Melihat Kondisi Lapangan

  • Whatsapp
FOTO : Sepanjang jalan di tepian mahakam telag ditetapkan sebagai kawasan zero tolerance. Selain menindak para pelanggar, pengendara juga dilarang memarkir kendaraannya di tepi jalan/VONIS.ID

VONIS.ID, SAMARINDA – Pelaksanaan tilang elektronik alias ETLE di Kota Tepian pasalnya telah berjalan sejak Selasa (1/6/2021) kemarin. Kendati demikian, nyatanya pelaksanaan program Mabes Polri ini juga masih terus dievaluasi.

Satu di antaranya, yakni pengusulan dipasangnya rambu lalu lintas pada zona zero tolerance yang dijadikan fokus pertama Satlantas Polresta Samarinda.

Baca Juga

Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Wisnu Dian Ristanto mengatakan zona zero tolerance yang ditetapkan pada ruas Jalan Slamet Riyadi, Jalan RE Martadinata dan Jalan Gajah Mada akan menindak parkir liar yang kerap memadati bibir jalan protokol tersebut.

“Ada penambahan rambu nanti, kami sudah komunikasi dengan dishub (Samarinda), mana rambu-rambu yang ditambah untuk dilarang parkir itu akan ditambahkan. Penambahan rambu sementara akan fokus di zona zero tolerance, di Jalan Slamet Riyadi sampai Jalan Gajah Mada,” beber Wisnu, Kamis (3/6/2021) siang tadi.

Meski akan melakukan penindakan, namun langkah pencegahan tetap menjadi hal utama diambil pihak kepolisian. Yakni dengan cara mengusulkan pengadaan rambu lalu lintas larangan parkir di sempadan jalan bibir Sungai Mahakam.

Meski demikian, pengendara pengunjung tepian mahakam nantinya akan disediakan kantong parkir untuk kendaraan mereka yakni di Jalan Gunung Merapi dan Jalan Gunung Semeru.

“Jadi saat ini semuanya sedang diatur, termasuk kantong parkir, pengadaan rambu dan pelaksanaan ETLE itu sendiri,” imbuhnya.

Terkait ada tidaknya rekayasa lalu lintas yang diterapkan, perwira berpangkat melati satu ini menerangkan jika saat ini belum dilakukan. Para pengendara masih mengikuti rambu dan marka jalan yang ada saat ini.

Begitu pula dengan arus lalu lintas di simpang tiga Jalan Gajah Mada dan Jalan Gunung Ciremai. Bagi pengendara yang hendak menuju Jalan Slamet Riyadi dari Jalan Gajah Mada bisa jalan lurus tak mengikuti lampu isyarat lalu lintas atau traffic light.

“Kalau di traffic light itu ada panduannya, kalau belok kiri jalan langsung, atau terus jalan langsung silahkan. Tapi kalau ada tulisannya seperti itu, pengendara wajib mengikutinya,” pungkasnya. (*)

Related posts