Covid-19 Sasar Perwira Kepolisian, Satu Gugur dan Dimakamkan Secara Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
a eb a bf abcdab
Tim Satgas Covid-19 saat melakukan proses pemulasaran jenazah AKP Heru Santoso yang tercatat sebagai personel kepolisian ke tiga yang gugur terpapar Covid-19/VONIS.ID

VONIS.ID, SAMARINDA – Gempuran wabah pagebluk Covid-19 masih belum mereda.

Setiap waktu selalu memakan korban. Tak terkecuali di Kota Tepian.

Baca Juga

Meski banyak yang berhasil pulih dari infeksi Covid-19, namun tak sedikit pula yang berguguran menjadi korbannya.

Di dalam tubuh personel kepolisian Polresta Samarinda tercatat sudah beberapa kali terjangkit wabah pandemi.

Bahkan pucuk pimpinannya, yakni Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman juga pernah terpapar, tepatnya pada Desember 2020 kemarin.

Informasi dihimpun, selama 2020 gempuran wabah pandemi sedikitnya menjangkit 90 personel kepolisian yang dinyatakan positif Covid-19.

Dari jumlah itu, dua perwira kepolisian gugur dan dimakamkan secara protokol kesehatan.

Teranyar, seorang perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) Heru Santoso sebagai Kepala Unit Harta dan Benda (Kanit Harda) Satreskrim Polresta Samarinda, juga gugur dan dikebumikan pada Sabtu (20/2/2021) malam tadi dengan status positif Covid-19.

“Jenazah merupakan pasien yang dirawat di RSUD AW Sjahranie,” jelas Kepala BPBD Samarinda melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, Ifran, Minggu (21/2/2021) sore tadi.

Dengan gugurnya perwita pertama alias Pama itu, lanjut Ifran, jika ditotal korban meninggal akibat jangkitan virus coroan mencapai 439 pasien yang dikebumikan di Pemakaman Serayu, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara.

Terpisah Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasubbag Humas, AKP Anissa Prastiwi membenarkan kabar duka tersebut. Kalau sepeninggalnya Heru Santoso disebabkan paparan virus corona.

“Betul almarhum meninggal karena Covid-19,” jelasnya.

Guna antisipasi ke depan, lanjut Anissa, nantinya Mapolresta Samarinda beserta polsek jajaran akan disterilisasikan.

Yakni dengan penyemprotan disinfektan dan melatih ketahanan imun personel Korps Bhayangkara.

“Kami juga akan melaksanakan rapid test kepada personel dan juga pendataan vaksinasi,” pungkasnya. (tim redaksi)

Related posts