Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltim Sebut 55 Orang Anggota Legislatif Sepakat Minta Turunkan Tarif Tol

  • Whatsapp
wakil ketua komisi i dprd kaltim sebut 55 orang anggota legislatif sepakat minta turunkan tarif tol
wakil ketua komisi i dprd kaltim sebut 55 orang anggota legislatif sepakat minta turunkan tarif tol

VONIS.ID SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Yusuf Mustafa menegaskan bahwa tidak ada perbedaan pendapat antara 55 anggota legislatif mengenai tuntutan masyarakat terhadap biaya tarif tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) yang terlampau mahal.

Politisi partai berlambang pohon beringin (Golkar) ini mengatakan, seluruh anggota DPRD Kaltim mendukung penuh penurunan tarif tol yang menjadi kebanggaan masyarakat Kaltim.

Baca Juga

“Yang jelas kita berapa hari yang lalu melakukan paripurna anggota DPRD Kaltim, yang pada intinya kita mendukung penurunan tarif tol karena itu memberatkan masyarakat,” ujar Yusuf kepada awak media usai menghadiri hearing bersama mahasiswa PMII Universitas Mulawarman di gedung E DPRD Kaltim, Kamis (25/6/2020).

Yusuf menilai, dengan disertakannya anggaran APBD Kaltim sebesar Rp 3,3 triliun pada proyek pengerjaan tol pada jalan seksi I sepanjang 22,03 kilometer yang menghubungkan Km 13 Balikpapan Utara dengan Km 38 di Samboja, Kukar sudah seharusnya tarif yang ditetapkan tidak membebani masyarakat Kaltim ketika ingin melintas.

“Seharusnya ini harus lebih rendah dari pulau Jawa,” katanya.

,

Selain itu, potensi kerugian pun akan dialami oleh pihak pengelola jalan tol. Sebab itu, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan uji publik guna menjawab persoalan tarif tol Balsam.

“Tidak menutup kemungkinan dilakukan uji publik oleh lembaga-lembaga swadaya masyarakat maupun lembaga advokasi terhadap kebijakan pemerintah mengenai tarif tol yang tinggi ini melalui MK (Mahkamah Konstitusi),” ungkapnya.

Terkait tindaklanjut, Yusuf menegaskan DPRD Kaltim saat ini tengah dalam proses menentukan sikap kelembagaan ditunjukkan dengan akan dikirimnya surat resmi meminta pemerintah pusat mengevaluasi kembali tarif tol Balsam.

“Kami sudah tandatangan.55 orang anggota DPRD Kaltim menyatakan menolak tarif tol ini. Tinggal tunggu tindaklanjutnya,” pungkasnya. (Advertorial)

Related posts